2

#AgaMembacaBuku

Bagaimana bisa tahu kalau tidak mau tahu?

Minatku terhadap membaca bisa dibilang sangat kurang, bahkan tak sampai satu buku per tahun. Hal ini disebabkan kurangnya dorongan untuk lebih tahu akan suatu hal lewat literasi. Senangnya menggali hal – hal yang disukai lewat media yang lebih mudah ditangkap, misalnya Baca lebih lanjut

Iklan
0

Ikut Kelas Menulis Bersama Dee Lestari

Sumber foto : instagram.com/deelestari

Amatir ini beruntung bisa ikut kelas menulis dan bertemu penulis idolanya. Satu –satunya alasan mengikuti kompetisi menulis cerita pendek yang diadakan @storialco karena ingin bertemu Dewi Lestari. Saya menulis cerita pendek selama bulan Januari 2018 sebagai tantangan 30 Hari Bercerita. Saya melakukan proses penyuntingan pada kumpulan cerita tersebut agar menjadi lebih padat, karena hanya diperbolehkan maksimal 1000 kata. Saya belum paham pola menulis, namun saya coba membaginya kedalam tiga bagian, Baca lebih lanjut

1

Nyit – Nyit Club : Sequel #30HariBercerita

Nyit – Nyit Club adalah sebuah kelompok kecil yang terbentuk saat meet up #30HariBercerita di Jakarta beberapa pekan lalu. Nama itu diambil dari tokoh fiktif yang muncul saat kami melakukan tantangan cerita berantai dalam satu kelompok yang sama. Beranggotakan @aga_ridwan @ejie_belula @robiaawiya @sucilarassaty & @tulis_in , kami berlima memutuskan untuk melakukan pertemuan lanjutan di sebuah kedai yang bisa menjangkau posisi kami semua. Atas kesepakatan, Ropisbak Tebet jadi pilihan untuk bersua. Terlebih saya pribadi belum pernah menginjakkan kaki di Tebet sebelumnya. Ini jadi kesempatan menarik untuk Baca lebih lanjut

6

Ikut Meet up 30HariBercerita cabang Jakarta

20180218_160440

Foto : Aga Ridwan

Event #30HariBercerita sesi ketiga selama Januari 2018 telah tuntas. Namun belum dengan kerinduan. Masih ada rindu yang belum tuntas, kerinduan akan pertemuan antar para pencerita. Di tahun ini, saya berkesempatan untuk hadir dalam kopi darat yang diadakan oleh para penggagas @30haribercerita . Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogjakarta adalah titik temu yang dirasa bisa mengakomodir kerinduan para pencerita. Beberapa kota lain bisa merapatkan barisan pada salah satu kota terdekat. Dari empat titik temu, saya memilih Jakarta sebagai tempat untuk bertemu dengan teman – teman karena Baca lebih lanjut

0

Surat Untuk Februari Vol. 3 – 2018

Berawal dari ajakan Cemara, teman yang kukenal lewat komunitas Card to post, aku ikut menuliskan sebuah surat di bulan Februari 2018. Acara ini digagas oleh komunitas Pecandu Buku yang bekerjasama dengan Eiger. Dalam event ini, kita diharuskan menulis sebuah surat yang ditujukan kepada diri sendiri sebagai tantangan yang diberikan.

Saya mencoba menuliskan surat mengenai

Baca lebih lanjut

0

#MenuliskanTemanMenuliskanKenangan

“Coba sehari saja.

Satu hari saja.

Kau jadi diriku.”

Begitulah sebait lagu Tulus yang berjudul Tukar jiwa. Bagaimana rasanya menjadi seseorang dan menceritakan sebuah cerita yang belum pernah dibagi dengan teman atau sahabat sendiri? Rasanya menarik untuk digali. Aku tertarik untuk bercerita dari sudut pandangmu.

Jadi, aku punya project untuk menantang diri demi konsistensi belajar menulis dan efek belum bisa move on dari keseruan awal Januari bersama 30 hari bercerita. Temanya bebas, aku mengikuti alur dari cerita teman -teman yang aku tanya – tanya dan bersedia ceritanya dipublikasikan dengan nama samaran (untuk menjaga kerahasiaan jika ada sesuatu yang terlalu pribadi baginya).

Cukup berjalan mulus diawal, karena yang kutanya adalah orang – orang yang kesehariannya ada di sekitarku. Berlanjut kepada beberapa teman yang ditanya – tanya lewat pesan pribadi karena jarak yang memisahkan kami. Sedikit terdapat kesulitan ketika apa yang ditanya dan dijawab kadang gak sesuai. Namun, mereka mampu menyampaikannya dengan cukup baik meskipun waktu yang diambil terputus – putus dan sedikit lama karena kesibukan masing – masing.

Senangnya mencoba project ini jadi bertambah karena Fasya Aulia, teman yang kukenal lewat blog pribadinya mau ikut meramaikan tagar #MenuliskanTemanMenuliskanKenangan ini. Katanya dia ingin mengingat apa yang teman -temannya sampaikan, setidaknya dalam satu bentuk tulisan karena batas usia seseorang tak ada yang pernah tahu.

Aku post semua cerita #MenuliskanTemanMenuliskanKenangan  di Instagram, tapi aku juga merangkumnya dalam tulisan ini. Bisa di klik tombol read more untuk membaca semua tulisannya. Kalau bersedia bergabung untuk meramaikan juga, boleh banget lho. Selamat bercerita 🙂

#1 Baca lebih lanjut

0

#30HariBercerita Sesi Ketiga – 2018

30haribercerita_bdii4habjno313899729.jpg

credit image : instagram.com/30HariBercerita

Namanya Aidan, biasa dipanggil Ei, tapi awas jangan dipanggil Ai, nanti dia cemberut. Hobinya mencoba berbagai kuliner yang ada disekitarnya, seblak adalah favoritnya.

Januari hadir kembali, dua ribu delapan belas adalah kali ketiga gelaran 30 Hari Bercerita di instagram, kali ketiga pula aku ikut gelaran ini. Dua gelaran sebelumnya aku bercerita mengenai kehidupan sehari – hari, temanya bisa random banget. Tahun ini, aku mencoba untuk membuat cerita fiksi setiap harinya dan berkaitan antara satu hari ke hari berikutnya, semacam cerita bersambung gitu ala Aroma Karsa Dewi Lestari dan di posting di instagram @aga_ridwan, monggo di follow ya akun instagramku.

Bagi yang baru tahu dan mau ikut gabung, atau sekedar penasaran, bisa klik akun instagtam @30haribercerita untuk informasi cara gabung dan cara mainnya. Mari bercerita 🙂

Kalo mau baca rangkuman 30 Hari Bercerita 2018 punyaku, bisa dibaca dibawah ini, lengkap ada 30 cerita. Kalo yang mau lihat ilustrasi dari setiap cerita yang aku buat, bisa lihat di @aga_ridwan, sambil baca ceritanya juga satu persatu. Semoga suka 🙂

#Hari ke-1 Baca lebih lanjut