0

Doodleganger Meet Your Doppelganger In A Doodle! (Book Review)

20170616_135205.jpg

Tanggal 15 Juni 2017 saya menerima sebuah paket berisikan sebuah buku ilustrasi, sticker pack, postcard dan bros resin. Buku yang saya beli adalah Doodleganger milik seorang illustrator favoritku asal Jogja yang bernama Dellana Arievta. Pertama kenal @delllana dari komunitas berkirim kartupos di Indonesia (@cardtopost). Saya suka dengan illustrasi yang dibuatnya dan berharap bisa mendapat salahsatu karyanya. Dulu cara mendapatkannya adalah dengan mengirim kartupos supaya dibalas dengan kartupos karyanya hehehe. Kami sempat meet up satu kali saat ada acara cardtopost di Jogja bersama kawan kawan lainnya. Baca lebih lanjut

0

Melukis totebag di pekan gembira rumpin

Tanggal 24 April kemarin, ada sebuah acara yang bernama pekan gembira rumpin. Acara tersebut diadakan untuk menggalang dana bagi adik – adik yang berada di sekolah kita rumpin. Dikutip dari websitenya, sekolah kita rumpin adalah sekolah alternatif gratis bagi adik-adik yang tinggal di daerah terpencil (Kp. Cibitung & Kp. Malahpar, Kec. Rumpin, Kab. Bogor) dekat pusat urban (BSD dan Jakarta).

image

Acara digelar di Komunitas Salihara daerah Pasar Minggu Jakarta. Saya dan Cita ikut kelas prakarya melukis diatas totebag bersama Kitty Manu dan juga ikut menonton film Another Trip yo The Moon. Selain itu ada juga kelas fotografi bersama Muhammad Fadli serta stand komunitas lemari buku yang menerima sumbangan buku dan diganti dengan sebuah gambar potret dirimu.
Acara dimulai sekitar jam 1 siang dengan pembukaan dari jajaran panitia dan pihak komunitas salihara. Selesai pembukaan, kita bergegas keatas untuk mulai melukis diatas totebag, jujur ini pengalaman pertama saya melukis diatas totebag. Saya jarang sekali menggunakan cat untuk menggambar, pernah sekali cuma pakai cat air. Diberikan sedikit arahan tentang cara menggunakan cat textile dan akrilik oleh kak Kitty, semua peserta langsung sibuk dengan kuas dan juga totebag yang mereka lukis. Tak lupa adik – adik dari sekolah kita rumpin juga turut bergabung.

image

Nampaknya adik – adik dari sekolah kita rumpin lebih mahir melukis diatas totebag karena mereka pernah melakukan hal ini sebelumnya. Beberapa peserta nampak mahir menggunakan kuas dan cat, beberapa lainnya masih kaku sama seperti saya hehe~ Ada yang menggambar wajah, bunga, logo dan juga lukisan abstrak. Ini menjadi pengalaman menarik bagi saya karena ditengah kesibukan pekerjaan, saya diberikan terapi energi untuk bersenang – senang dengan memilih warna, melukiskan cat, serta puas melihat hasil karya sendiri dan bisa dipakai kemana – mana. Seusai melukis, kami berfoto bersama selurih peserta lengkap dengan hasil karya masing – masing.

image

Hari tersebut kami tutup dengan makan dan menonton film Another Trip to The Moon. Rasanya senang sekali, terimakasih banyak semuanya 🙂

image

image

0

Postcard Holder

Beberapa waktu lalu saya ikut giveaway yang berhadiah postcard holder buatan pabrik yang rapih. Tetapi sayangnya saya belum beruntung mendapatkan hadiah tersebut sampai akhirnya saya memutuskan untuk membuatnya sendiri. Setelah browsing di internet, akhirnya saya membuat dua postcard holder yang berbeda. Pertama, postcard holder yang dibuat dari majalah bekas yang dilipat – lipat. Kedua, postcard holder yang dibuat dari kardus bekas yang dilapisi dengan kain sisa yang ada di rumah. Ini dia penampakan kedua postcard holder tersebut.

Pertama

Kedua

IMG_0289
IMG_0290

0

My First Paper Toy(s)

Menurut wikipedia, Paper Toy adalah mainan yang terbuat dari kertas. Mainan kertas modern dibuat dengan menggunakan kertas yang dicetak dengan sebuah karakter tertentu untuk selanjutnya dibentuk menjadi bentuk yang di inginkan.

Sebetulnya sudah sejak lama saya ingin membuat mainan dari kertas ini namun baru kali ini bisa mewujudkannya. Template – template nya saya dapat dari Sari, dia adalah teman berkirim kartupos saya di cardtopost. Oh iya saya cetak paper toy nya di kertas art paper 260gr. Di Bandung harga untuk cetak gambar di art paper ukuran A3 hanya Rp.2500. Karena terbilang murah, jadinya saya cetak banyak supaya banyak juga mainan kertas yang saya punya hehe :p. Ini adalah mainan – mainan kertas pertama saya. Karakter yang paling saya sukai salah satunya adalah Reog Ponorogo karena untuk merakitnya membutuhkan sedikit usaha ekstra bagi pemula seperti saya. Dan juga desain dari karakter tersebut mempunyai detail yang menarik. Tertarik untuk mencobanya? Banyak sekali template paper toy di google. mari berkreasi 😀

IMG_9185 IMG_9198 IMG_9199 IMG_9200 IMG_9201 IMG_9202

4

My (New) DIY Mailbox

1

Yeay akhirnya punya mailbox yang terbuat dari kaleng juga, karena mailbox yang terbuat dari kardus kemarin sudah rusak. Sebenarnya udah nyari – nyari yang jual kotak surat yang biasa ada di rumah – rumah, tapi susah sekali menemukannya. Karena dirumah ada kaleng bekas kue lebaran, maka saya coba memanfaatkan kaleng tersebut menjadi kotak surat buatan sendiri. Oh iya untuk menutupi tulisan – tulisan yang ada di kalengnya, saya mencetak sendiri gambar tempel yang ukurannya sudah disesuaikan.

SAMSUNG CSC
SAMSUNG CSC

Pertama – tama saya membuat lubang untuk memasukkan surat. Saya lubangi kalengnya menggunakan pahat.
SAMSUNG CSCLalu saya pasang gambar tempel dibagian pinggir atas, permukaan atas, permukaan depan, samping dan juga belakangnya.

                    20140807_100431 20140807_100814

                    20140807_101546 20140807_101552

                                            20140807_102012

Langkah selanjutnya adalah menempel kulit yang saya gunakan untuk semacam engselnya. Saya taruh di bagian dalam kalengnya. Kulitnya juga digunakan untuk gantungan kotak suratnya supaya bisa ditempel di dinding.

20140807_112100   20140807_113817

Langkah terakhir tinggal ditempel di dinding dan voila kotakpos buatan saya sendiri sudah jadi, semoga bisa bertahan lama 🙂

           20140807_114719 20140807_114727 

20140807_114711

 

0

Tag Card

Yes ini adalah projek kecil terbaru dari saya, namanya tag card. Berawal dari banyaknya postcard yang saya terima dan bingung harus dibalas dengan kartu seperti apa, karena saya orangnya cepat bosan dengan suatu hal jika terus berulang. Terpikirlah ide untuk membuat tag card. Cari – cari ide berselancar di dunia maya dan akhirnya dapat beberapa ide untuk membuat tag card dari kain perca yang ada di rumah. Semua tag card yang dibuat sudah ada calon pemiliknya hehe~ Sebetulnya hampir seluruh kartu yang saya buat itu memanfaatkan bahan – bahan yang sudah tidak terpakai. Karena saya senang berkreasi dengan barang – barang yang ada di rumah dan jarang sekali sengaja membeli barang – barang tersebut. Dan saya ingin meneruskan hobi ini seterusnya karena ini merupakan salah satu kesenangan yang bisa membuat otak menjadi kembali segar dan meningkatkan indeks kebahagiaan. Mari berkirim kartupos 🙂 #Popsmile

IMG_8923