Harta Karun

Harta karun banyak artinya bagi setiap orang, mulai dari menemukan barang yang sudah lama hilang, barang yang sangat langka, sampai barang kesukaan masing – masing. Menurut saya harta karun adalah barang – barang yang menjadi kesukaan saya, diantaranya adalah kaset dan CD dari band – band kesukaan saya.

koleksi

Rasanya masih teringat ketika pertama kalinya membeli CD album Colours milik band yang paling saya senangi yaitu mocca. Saat itu belum banyak diantara teman saya yang senang mengoleksi CD original dari musisi yang mereka senangi. Saya berpikir suatu saat CD yang saya beli ini akan menjadi sebuah cerita di kemudian hari, bahkan bisa menjadi barang langka juga di masa depan. Mulai dari situ saya jadi senang mengoleksi CD, sedangkan kaset tape yang pertama saya beli adalah Kompilasi Persib 2. Dalam kaset tersebut banyak band – band indie yang sukai semacam mocca, the milo, cherry bombshell dan tentu saja karena saya juga senang PERSIB.

Setelah menemukan keasikan dalam mengoleksi CD dan kaset, saya mulai terpikir untuk melengkapi album dari musisi favorit. Karena biasanya album rilisan band indie dibuat dalam jumlah terbatas, sehingga di masa yang akan datang album – album mocca akan menjadi langka dan dicari banyak orang dan kita bangga bisa menjadi salah seorang yang beruntung menjadi bagian dari album – album tersebut. Sekitar tahun 2010 saya penasaran mulai mencari album mocca terdahulu, album friends tepatnya. Menurut informasi album tersebut sudah habis dan sudah tidak beredar kembali di pasaran. Muncul ide untuk mencari saja di tempat para penjual kaset bekas dan segera bergegas ke Jalan Dewi Sartika. Disini dulunya banyak sekali penjual kaset bekas, saya coba berangkat kesana dan ternyata dapat album tersebut. Namanya juga barang second, didalamnya pasti ada suatu tanda dari pemilik sebelumnya entah itu nama, tandatangan, atau bahkan tanda jadian dia bersama pasangannya hehe~.

Tapi ada kejadian lucu ketika saya sedang mencari album untuk rena, tiba – tiba ada orang yang menawari untuk ikut dengannya. Katanya sih dia punya kaset tersebut dan masih disegel, tapi tak lantas membuat saya langsung tergiur dengan ajakannya secara saya tidak tahu siapa dia dan saya juga termasuk orang yang sulit percaya pada orang yang baru dikenal. Keesokan harinya saya dapat informasi ada penjual toko kaset bekas di daerah dipati ukur namanya DU musik 68. Dan ternyata setelah ditelusuri, saya bertemu dengan orang yang kemarin menawarkan kaset itu. Haha ternyata orang itu adalah pemilik took kaset tersebut dan benar saja ada kaset mocca yang masih disegel rapi. Waduh maaf karena tidak percaya tapi tanpa pikir panjang langsung saja saya bayar dan ternyata harganya diluar dugaan saya. Tadinya kupikir harganya akan jauh lebih mahal dari harga normal, tetapi dia menjual dengan harga awal yaitu RP. 16.000! ~aah betapa senangnya. Dari situlah saya mulai mengumpulkan kaset dan CD yang saya senangi sampai sekarang. Dari pengalaman beberapa kali mencari kaset incaran, ketika sedang mencari kaset incaran biasanya suka ada kaset yang tak pernah kita duga dan beruntung sekali harta karun itu berada di tempat dan waktu yang tepat serta ditemukan oleh orang yang tepat 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s